Senin, 23 Maret 2015

teks wawancara dan narasi

 Komunitas Seni Langit






           




 







Wawancara dengan pendiri Komunitas Seni Langit


Meri                :  Kapan berdirinya sanggar komunitas Seni Langit ini pak ?
Narasumber    :  Komunitas ini didirikan pada tanggal 5 Oktober 2011, lebih kurang sudah 
                           3,5 tahun sanggar ini berdiri.
Miming           :  Apa saja kegiatan yang dilakukan komunitas seni langit dan setiap hari apa
                           saja dilakukan kegiatan tersebut pak ?
Narasumber     :  Kegiatan dilakukan pada saat penggarapan saja, tetapi kalau tidak ada
                            penggarapan kami hanya saja diskusi sastra atau sekedar berkumpul.
Monik              :  Sampai saat ini sudah berapa jumlah anggotanya pak ?
Narasumber     :  Jumlah anggota saat ini kira-kira berjumlah 55 orang
Ikbal                :  Lalu siapa saja yang bisa masuk menjadi anggota pak ?
Narasumber     :  Komunitas ini terbuka untuk siapa saja atau semua kalangan baik yang
                            masih sekolah, pengangguran, tua, muda dan semua kalangan bebas.
Miming           :  Apa saja karya yang telah digarap oleh komunitas ini pak ?
Narasumber     :  Banyak, pokoknya dalam bidang sastra baik teater, puisi ataupun yang
                           lainnya, sampai saat ini kami telah menggarap 27 garapan dan telah sampai                                           ke Bengkulu, Solok, Payakumbuah dan banyak lagi.
Meri                 :  Kenapa dinamakan komunitas seni langit pak ?
Narasumber     :  Karena langit adalah sesuat yang diatas, apapun itu tetap langit yang berada
                            diatas dan kami ingin melahirkan sastrawan yang terdepan dan terbaik.
Monik              :  Siapa pendiri komunitas seni langit ini pak ?
Narasumber     :   Kebetulan saya adalah pendiri komunitas sekalian pencetus ide untuk
                             mendirikan komunitas ini.
Ikbal                :   Bagimana sejarah berdirinya komunitas ini pak ?
Narasumber     :   Dulu yang menjadi anggota komuitas sni langit ini cuma bertiga yaitu
                            saya sendiri, Mila salah satu tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi  
                            dan Rahmi salah satu mahasiswa UNP jurusan FBS, kami kemana-mana
                             bertiga untuk menggarap apabila ada acara-acara yang diadakan dan
                             akhirnya saya memutuskan untuk membuka komunitas agi peminat sastra
                             yang ingin bergabung dan mencari lokasi sehingga kami mendapatkan
                             lokasi yang sangat strategi yang berada di tepi pantai jalan Parkit VI tepat
                             di belakang FBS UNP.


Wawancara dalam bentuk Narasi

Komunitas seni langit yang dulunya Cuma beranggotakan tiga orang, dan sekarang telah mencapai anggota menjadi kurang lebih 55 orang dikarenakan banyak peminat sastra akhirnya seorang pencetus ide yang bernama Hendrico Zricko mendirikan komunitas seni langit ini pada tanggal 5 Oktober 2011 yang telah berdiri selama 3,5 tahun . Komunitas yang terletak di jalan parkit VI ini berada di tempat yang strategis tepatnya di tepi pantai belakang FBS UNP, yang dilengkapi pohon-pohon yang rindang dan lapangan yang sangat luas sehingga bisa mengeluarkan ekspresi para anggota komunitas ini untuk berlatih peran ataupun untuk latihan alam.
Komunitas ini dinamakan langit karena kata “langit” itu sendiri adalah sesuatu yang diatas, dan segala sesuatu itu pastilah langit yang diatas dengan harapan bahwa komunitas seni langit ini melahirkan muda mudi dengan wawasan yang luas dan melihat segala sesuatu itu dari sudut pandang manapun, serta melahirkan sastrawan yang terbaik.
Banyak prestasi yang diraih oleh komunitas seni langit. Artinya, seni langit telah melahirkan 27 garapan yang telah dilombakan diberbagai kota diantaranya Solok, Bengkulu, Payakumbuah, Taman Budaya dan pernah tampil di Padang TV dalam acara “manggarasau” yaitu salah satu program Padang TV. Untuk bergabung di komunitas ini pun sangat mudah karena hanya perlu modal ingin tahu dan mau bekerja sama selama proses penggarapan dan dibebaskan untuk semua kalangan, baik yang pelajar, pengangguran, tua, muda tidak ada batasan karena komunitas ini selalu terbuka bagi siapa saja yang berminat dalam bidang sastra.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar