Wawancara dengan pendiri Komunitas Seni Langit
Meri :
Kapan berdirinya sanggar komunitas Seni Langit ini pak ?
Narasumber : Komunitas ini didirikan pada tanggal 5 Oktober
2011, lebih kurang sudah
3,5
tahun sanggar ini berdiri.
Miming :
Apa saja kegiatan yang dilakukan komunitas seni langit dan setiap hari
apa
saja
dilakukan kegiatan tersebut pak ?
Narasumber :
Kegiatan dilakukan pada saat penggarapan saja, tetapi kalau tidak ada
penggarapan kami hanya saja diskusi sastra atau sekedar berkumpul.
Monik :
Sampai saat ini sudah berapa jumlah anggotanya pak ?
Narasumber :
Jumlah anggota saat ini kira-kira berjumlah 55 orang
Ikbal : Lalu siapa saja yang bisa masuk menjadi anggota
pak ?
Narasumber :
Komunitas ini terbuka untuk siapa saja atau semua kalangan baik yang
masih sekolah, pengangguran, tua, muda dan semua kalangan bebas.
Miming :
Apa saja karya yang telah digarap oleh komunitas ini pak ?
Narasumber :
Banyak, pokoknya dalam bidang sastra baik teater, puisi ataupun yang
lainnya, sampai saat ini kami telah menggarap 27 garapan dan telah
sampai ke Bengkulu, Solok, Payakumbuah dan banyak
lagi.
Meri : Kenapa dinamakan komunitas seni langit pak ?
Narasumber :
Karena langit adalah sesuat yang diatas, apapun itu tetap langit yang
berada
diatas dan kami ingin melahirkan sastrawan yang terdepan dan terbaik.
Monik :
Siapa pendiri komunitas seni langit ini pak ?
Narasumber :
Kebetulan saya adalah pendiri komunitas sekalian pencetus ide untuk
mendirikan komunitas ini.
Ikbal : Bagimana sejarah berdirinya komunitas ini
pak ?
Narasumber :
Dulu yang menjadi anggota komuitas sni langit ini cuma bertiga yaitu
saya sendiri, Mila salah satu tenaga pengajar di salah satu perguruan
tinggi
dan
Rahmi salah satu mahasiswa UNP jurusan FBS, kami kemana-mana
bertiga untuk menggarap apabila ada acara-acara yang diadakan dan
akhirnya saya memutuskan untuk membuka komunitas agi peminat sastra
yang ingin bergabung dan mencari lokasi sehingga kami mendapatkan
lokasi yang sangat strategi yang berada di tepi pantai jalan Parkit VI
tepat
di
belakang FBS UNP.
Wawancara
dalam bentuk Narasi
Komunitas
seni langit yang dulunya Cuma beranggotakan tiga orang, dan sekarang telah
mencapai anggota menjadi kurang lebih 55 orang dikarenakan banyak peminat
sastra akhirnya seorang pencetus ide yang bernama Hendrico Zricko mendirikan
komunitas seni langit ini pada tanggal 5 Oktober 2011 yang telah berdiri selama
3,5 tahun . Komunitas yang terletak di jalan parkit VI ini berada di tempat
yang strategis tepatnya di tepi pantai belakang FBS UNP, yang dilengkapi
pohon-pohon yang rindang dan lapangan yang sangat luas sehingga bisa
mengeluarkan ekspresi para anggota komunitas ini untuk berlatih peran ataupun
untuk latihan alam.
Komunitas
ini dinamakan langit karena kata “langit” itu sendiri adalah sesuatu yang
diatas, dan segala sesuatu itu pastilah langit yang diatas dengan harapan bahwa
komunitas seni langit ini melahirkan muda mudi dengan wawasan yang luas dan
melihat segala sesuatu itu dari sudut pandang manapun, serta melahirkan
sastrawan yang terbaik.
Banyak
prestasi yang diraih oleh komunitas seni langit. Artinya, seni langit telah
melahirkan 27 garapan yang telah dilombakan diberbagai kota diantaranya Solok,
Bengkulu, Payakumbuah, Taman Budaya dan pernah tampil di Padang TV dalam acara “manggarasau”
yaitu salah satu program Padang TV. Untuk bergabung di komunitas ini pun sangat
mudah karena hanya perlu modal ingin tahu dan mau bekerja sama selama proses
penggarapan dan dibebaskan untuk semua kalangan, baik yang pelajar,
pengangguran, tua, muda tidak ada batasan karena komunitas ini selalu terbuka
bagi siapa saja yang berminat dalam bidang sastra.


