Senin, 02 Maret 2015

ditipu orang yang tak dikenal

Akibat terlalu percaya kepada orang yang tidak dikenal,uang jutaan rupiah raib dibawa kabur.   
 
        Mimemobalnews (2/3) Akibat terlalu percaya kepada seseorang yang tidak dikenal, Yusni (49) seorang ibu rumah tangga di kawasan padang basi kecamatan lubuk kilangan, Jumat (13/2) siang hari menjadi korban penipuan orang yang tidak dikenalnya, Adi (nama samaran, 31) Awalnya, Adi kebetulan yang melewati rumah Yusni dan menemui sang pemilik rumah yang sedang dibangun, saat itu pelaku menemui korban dengan menawarkan hendak menjual seng bermerk Aquaproof yang harganya sangat murah dibanding harga toko. Harga yang ditawarkan Rp. 700.000/ kodi sedangkan harga toko mencapai kurang lebih Rp. 1.000.000. Tergiur dengan harga yang miring korban pun lansung memesan 3 kodi seng dengan memberikan uang muka Rp.700.000 dan sisanya dibayar nanti ketika barang tiba.            Berikutnya pelaku pergi dan menuju toko Nita Jaya yang terletak di jalan raya Cengkeh. Menurut Vita (21) salah satu karyawan toko Nita Jaya, pelaku hendak memesan seng tersebut dengan meminta sebanyak 3 kodi dan berlagak ingin membayar lunas saat barang tiba di alamat karena pelaku meminta lansung diantarkan bersama dirinya ke tempat tujuan. Sesampainya di alamat pelaku masuk ke dalam hendak meminta sisa uang yang harus dilunaskan korban, melihat dari dalam rumah barang sudah sampai, akhirnya korban percaya dan lansung membayar sisa yang harus dilunasi tanpa ada kecurigaan sedikitpun. Pelaku kembali keluar dan meminta kepada supir toko agar diantarkan ke Pasar Bandar Buat dengan alasan meminta uang kepada saudaranya di pasar, dan supir pun mengantarkan pelaku ke bandar buat dan meninggalkan supir yang menunggu di dalam mobil dengan alasan masuk ke dalam pasar hendak mengambil uang kepada saudaranya.Kemudia supir pun sadar bahwa dirinya telah ditipu setelah menunggu satu jam namun pelaku tidak kunjung tiba. Supir pun mengambil langkah kembali ke alamat yang sudah diletakkan seng lalu lansung menemui pemilik rumah dengan menceritakan kejadian yang dialaminya. Sontak korban pun kaget bukan kepalang dan lansung marah-marah dengan mengatakan bahwa dia telah melunasi kepada pelaku. Namun, bukti bon masih ada pada supir yang bisa dijadikan bukti bahwa korban belum membayar ke pihak Toko Nita Jaya, dengan terpaksa korban membayar untuk kedua kalinya.            Toko Nita Jaya telah meleporkan kasus penipuan ini walau bagaimanapun yang ditipu adalah konsumennya dengan memberikan rekaman cctv kepada pihak yang berwenang agar mendalami kasus penipuan tersebut dan menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang tidak dikenal, untuk menghindari tindak penipuan (Agung Surya).          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar